House of Spa
SPA

REVIEW: House of Spa Pluit, Spa Terjangkau dengan Nuansa Minimalis

Sebenarnya aku belum pernah ke wilayah Pluit. Tinggal di Bekasi, Pluit itu rasanya jauh banget walau bisa naik TransJakarta. Tapi kali ini aku bela-belain ke sana. Kenapa? Aku mau cobain spa yang baru buka beberapa bulan lalu, namanya House of Spa.

LOCATION

House of Spa letaknya di kawasan Muara Karang, tepatnya di Jalan Pluit Karang Jelita. Sebelumnya aku pernah dengar nama kawasan ini, tapi bayangannya jauh banget karena nggak pernah ke sini. Dan faktanya, memang jauh. House of Spa ini berdiri di antara rumah-rumah dan toko. Buat kamu yang mau ke sini pakai ojek online, kamu nggak akan tersasar karena sudah ada titiknya di aplikasi.

BUILDING

Bangunannya terdiri dari 3 lantai (mohon koreksi jika salah karena aku menulis review ini beberapa bulan setelah kunjunganku ke sana). Yang jelas, mereka punya papan nama yang cukup besar, jadi kelihatan dari luar. Pintunya pun juga pintu kaca. Untuk parkiran, House of Spa punya space yang standar layaknya ruko, mungkin muat untuk 3 mobil.

House of Spa
Penampakan dari luar

INTERIOR

Salah satu yang aku suka dari House of Spa adalah mereka menggunakan warna biru muda dan putih sebagai warna intinya. Nggak cuma di logo, warna ini juga diaplikasikan pada interiornya. Desainnya modern minimalis, jadi nyaman dan teduh di mata. Di lantai satu, ada meja resepsionis dan meja tunggu, juga ada rak display untuk produk mereka. Seperti yang aku lihat, mereka menjual body lotion, bath salt, body scrub, kalau nggak salah ada milk bath powder juga.

Di lantai 2, ada bilik-bilik untuk massage yang dipisahkan oleh gordyn, sofa untuk foot bath, shower room dan toilet. Sedangkan saat itu aku nggak naik ke lantai 3 karena treatment yang aku ambil seluruhnya dilakukan di lantai 2.

Dekorasi di House of Spa
Menarik!
Interior House of Spa
Sofa untuk foot bath
House of Spa
Bilik di lantai 2

HOSPITALITY

Seperti biasa, aku suka datang ke spa saat mereka baru buka. Waktu itu aku sampai sekitar jam 10 pagi lebih sedikit dan sepertinya aku pelanggan pertama. Resepsionisnya ramah. Kebetulan karena aku beli voucher di Fave, jadi aku tunjukin voucher-nya. Nggak lama kemudian aku diajak ke lantai 2.

Oiya, terapis yang layani aku kebetulan orang yang sama dengan yang di meja resepsionis. Aku nggak tahu apakah di sini semua terapis juga merangkap jadi resepsionis atau gimana. Tapi itu bukan masalah buat aku. Proses booking via WhatsApp pun juga lancar dan ramah. 

MENU

Pilihan menu yang ada di House of Spa memang nggak sebanyak di tempat lain, tapi sudah mencakup treatment-treatment penting yang biasanya ada di spa. Pilihan paketnya lumayan beragam dan mereka juga punya menu a la carte.

Waktu aku ke sana, aku pakai treatment sesuai dengan voucher yang aku beli, yaitu terdiri dari body massage and scrub, sea salt foot bath, face and body mask. Saat itu sebenarnya aku tertarik berendam juga dan kebetulan di meja resepsionis ada bath bomb. Tapi terapisnya bilang untuk menu berendam dan bath bomb hanya untuk pelanggan yang pilih paket tertentu (yang ada berendamnya juga), jadi sayangnya waktu itu aku nggak bisa coba. Padahal tertarik banget mau berendam karena ruangannya bagus (aku lihat di Instagram mereka).

House of Spa
Bath bombs
Menu di House of Spa
Pilih yang mana?

FACILITIES

Sejujurnya aku kurang bisa eksplorasi fasilitas yang ada di House of Spa. Yang jelas, mereka punya bathtub dan shower yang terpisah dengan toilet. Tapi kalau dilihat dari menunya, mereka juga punya sauna (ini cuma ada di paket Queen to Be).

THE ROOM & AMBIENCE

Selama sekitar 2,5 jam, aku berada di lantai 2 karena treatment yang aku pilih nggak ada berendamnya. Hal pertama yang bikin aku suka adalah pemilihan musik yang diputar di House of Spa. Kalau umumnya spa itu memutar instrumen gamelan Sunda/Bali atau musik khas spa yang tenang banget (kayak musik yoga), di sini yang diputar justru musik jazz. Tapi jazz-nya tetap lembut dan enak banget didengar. Saat itu aku baru tahu kalau musik jazz juga bisa jadi musik latar di spa.

Satu lagi. Entah karena aku datang pas mereka baru buka atau karena pemilihan warna yang mayoritas putih dan biru muda, kesannya bersih banget. Warna biru muda inilah yang juga bikin pikiran jadi lebih rileks. AC-nya juga cukup dingin tapi nggak bikin kedinginan atau nyaris masuk angin saat massage.

House of Spa

THE TREATMENT

Waktu itu urutan treatment-ku yang pertama adalah footbath pakai sea salt. Kebetulan terapisnya pakai sea salt yang green tea. Setelah kaki bersih, masuk ke sesi massage. Mereka pakai teknik deep tissue. Ada satu gerakan yang sebenarnya bikin aku kurang nyaman yaitu dipukul-pukul pakai pinggiran telapak tangan (gerakan yang biasa kalau pijat punggung/pundak orang). Rasanya jadi nggak rileks aja, lebih seperti pijat biasa/refleksi kesannya.

Sesi berikutnya masuk ke sesi body scrub dan body & face mask. Aku suka banget face mask-nya karena sebelumnya kayak ditotok wajahnya. Terakhir sebelum mandi, aku masuk ke sesi ratus. Seumur hidup baru kali ini aku coba ratus. Hangat sih, tapi aku pribadi nggak merasa ada efek yang signifikan. Atau mungkin karena aku baru sekali coba.

Foot bath di House of Spa

INGREDIENTS

Pas aku masih di meja resepsionis dan lihat ada bath bomb, aku sempat tanya apa mereka bikin bath bomb-nya sendiri. Katanya mereka pesan, begitu juga dengan body lotion dan produk lain yang mereka jual. Kayaknya untuk treatment produknya juga pesan semua, jadi aku kurang tahu pasti apakah mereka pakai bahan-bahan alami atau campuran.

Perlengkapan House of Spa
Produk House of Spa

BONUS

Di kunjungan kali ini aku tambah ratus V yang bahannya terbuat dari rempah-rempah. Selama ratus rasanya hangat karena kena uap air panas yang dicampur rempah. Rasanya sih nyaman-nyaman aja.

PRICE & PROMO

Karena aku ke sini pakai voucher Fave, jadinya murah banget. Untuk sea salt foot bath, body massage & scrub, face & body mask, aku cukup bayar Rp 169 ribu aja dari harga asli di aplikasi yaitu Rp 500 ribu. Ditambah ratus sekitar Rp 34 ribu. Tapi kalau kamu nggak pakai voucher Fave, sebenarnya harga treatment mereka juga masih murah. Apalagi di Instagram mereka suka ada promo dan baru-baru ini adakan sistem membership juga.

Oiya, untuk sistem pembayaran mereka bisa cash dan debit. Tapi aku lupa debitnya kalau nggak salah hanya bisa BCA/mandiri (salah satunya). Waktu itu aku mau bayar pakai debit tapi karena debitku nggak bisa (punyaku BCA/mandiri gitu aku lupa) akhirnya harus ambil cash dulu di Alfamart yang jaraknya lumayan juga. Jadi biar aman kalau ke sini bawa cash aja.

Location, Building, Interior 54%
Hospitality 83%
Menu, Treatment, Ingredients 75%
Facilites, Room, Ambience 74%
Price & Promo 82%

Alamat: Jl. Pluit Karang Jelita No.37, RT.7/RW.12, Pluit, Kec. Penjaringan, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450

Jam buka: 10 AM – 8 PM

Instagram: houseofspa.official

Kontak: 0811 9413 789

  • Parkiran
  • Debit
  • Jual produk beauty care
  • Reservasi (WhatsApp)

Disclaimer: Tulisan ini tidak disponsori oleh pihak mana pun. Fasilitas dan penilaian yang ditulis murni berdasarkan pengalaman penulis.

6 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: